Janji (Oneshoot Story)

"Di dunia ini tidak ada yang pasti , perubahan itu selalu ada. Simpan janji manis itu, jangan kau buat aku menunggu."

halo, ingatkah anda tentang janji manis itu? Tolong jangan anda fikir kalau ingatan anak kecil itu mudah luntur. Tahukah? justru ketika kita masih kecil, saat belum banyak  yang kita fikirkan. Kenangan masa kecil itulah yang akan selalu terekam. Terpatri di dalam memori kita.

Manis. Janjimu memang semanis madu. Ibarat tontonan aku sewaktu kecil, kamu itu seperti madu yang tersimpan dalam guci kesayangan winnie the pooh. Lupakan. Jujur, sewaktu kecil aku kira jika kita dewasa nanti aku dan kamu akan menjadisepasang kekasih seperti putri dan pangerannya. Tapi itu pupus sudah. Perbedaan usia beberapa tahun di antara kita membuatmu lebih cepat mengenal dunia. membuatmu mengenal lebih banyak makhluk cantik di belakangku. Sakit memang ketika mengingat itu. Mengingat semua lantunan kata-kata indah, impian yang kau bawa aku terhanyut di dalamnya.

Kini aku tahu. Kamu hanya sekedar seorang PHP. Tukang tebar pesona sana-sini? Maaf. Maafkan aku, kini kadar kerespect-an ku kepadamu mulai terkikis. Seiring berjalannya waktu. Seiring kenyataan yang aku lihat sekarang ini, ditambah juga dengan kemungkinan prediksi yang akan terjadi di masa depan. Hanya sekedar angan.

Strong outside successfully hide fragile inside. Tahukah kamu bahwa hati wanita itu sangat rapuh. Sekali hancur pasti akan berkeping-keping bagaikan debu-debu yang beterbangan di sela-sela batu karang. Aku kecewa mas! Sungguh teramat kecewa. Mimpi yang sudah aku bangun dengan sempurna , harus kandas seketika. Padahal semua telah tertata, semua kau dsain dengan sempurna, janji seia sekata, janji terus bersama sepanjang asa. merkah angan , merajut asa. Sayang beribu sayang semua telah tiada, terkubur lembaran hidupmu yang baru. Brsama slir hatimu yang lain. Jauh . tak terjangkau oleh tanganku. Aku disini, tak berdaya menarik dirimu kembali kepangkuanku.

Apalah arti janji-janji manismu selama ini? Apakah itu sekedar isapan jempol belaka? Tapi kenapa harus aku yang menjadi korban? kenapa harus aku, TEMAN MASA KECILMU. Apa kau merasa hebat setelah melakukan ini? Bagai Don Juan yang dikelilingi seribu wanita. Apa kau merasa sebagai cassanova paling tampan? Sungguh. kamu teramat naif mas.


Aku tidak menyesal dengan apa yang terjadi kini. Justru aku sanga berterima kasih kepada Tuhan. Dia, Yang Maha Kuasa sungguh teramat menyayangiku. membangangunkanku dari mimpi-mipi semu untuk kemabali merajut kehidupan yang sebenarnya. Aku selalu ingat pesan ibuku."Allah ga akan mencoba hambanya di luar kemampuannya mbak. Semua pasti bakalan indah pada waktunya."

Allah ga prnah tidur, dia selalu tahu apa yang terjadi pada hamba-Nya.  bahkan sebenarnya Dialah satu-satunya yang paling perduli terhadap kita. Maybe now i'm fall, but tomorrow I will get up fast and colour the world. Sakit hati emang sakit, tapi lebih sakit lagi kalo sakit gigi. HAHAHA, aku tertawa miris. Di sela-sela keadaanku ini aku malah mencoba membuat sebuah lelucon yang jatuhnya garing.

Pesanku satu mas. jangan jadi pengobral janji. Prcaya deh , hidup kamu bakalan ga tenang loh kaloningat hutang janjimu yang begitu banyak. Tolong jika di lain waktu anda sudah sadar, jangan kembali lagi untuk mencari saya yah. Biarkan apa yang telah terjadi hanya tersimpan sebagai kenangan, bukan sesuatu yang harus dipaksakan untuk kembali lagi. Kisah ini bukan untuk berderai air mata, ukan untuk ditangisi dan di hujani belas kasihan. Apa yang aku lakukan kini hanya membagi sekelumit kisah hidupku, ssekedar proses upaya menyadarkanmu dan sebagai warning bagi yang lainnya. Aku disininyang selalu merindukan pahlawanku. Kakakku, dan pangeran masa kecilku.


Selamat berbahagia.

Putri kecilmu. marissa:")





CONVERSATION

0 komentar:

Post a Comment

Thankyou for visiting my blog. Let's connect & be a friend:D

Cheers,
Ifa

Back
to top