Menu
/
Critical Eleven: The Ups & Downs Love Story of Ale & Anya

Halo! Buat kamu yang gemar membaca novel pastinya nggak ketinggalan dong yah dengan novel yang satu ini. Novel super kece berjudul Critical Eleven dari kak Ika Natassa. Well, selain menonton drama korea, hobiku yang lain yang juga bisa bikin relaks, mesem-mesem sendiri, kesel, sampai mewek-mewek sendu sembap adalah membaca novel.

Dua penulis novel favoritku untuk genre pop romance adalah Kak Ika Natassa dan Nina Ardianti. Correct me if I'm wrong tentang masalah pergenrean novel. Nah kali ini, aku ingin mengulas salah satu novel favoritku. Critical Eleven. Novel yang bakal bikin kamu pengen punya pasangan seseorang yang kerja di perminyakan hahaha! :D



Critical Eleven bakalan bikin kamu pengen garuk-garuk tembok saking bapernya, gigit bantal saking gemesnya sama kelakuan dua tokoh utamanya, sampai nangis sesenggukan di pojok kamar karena ikut terbawa suasana dan terlarut sama jalan ceritanya. 

Penasaran kayak gimana? Yuk kita mulai aja resensi singkat ala-ala aku tentang salah satu novel favoritku, Crtical Eleven.

The famous Critical Eleven

Pertama kali aku lihat judulnya, aku langsung kepo sih. Apa ya kira-kira yang dimaksud dengan Critical Eleven? Kok covernya gambar pesawat? Memang apa hubungannya Critical Eleven sama kisah cinta-cintaan.

Nah itu dia pertanyaan pertanyaan yang muncul di benakku saat pertama kali melihat cover Critical Eleven. First impression yang masih pure banget sebelum baca sinopsisnya. Habis baca sinopsisnya? Aku langsung kepo dan jatuh cinta. Langsung penasaran pengen baca dan tahu ending ceritanya.

Harap maklum anaknya super penasaran dan nggak sabaran hehehe.

Dan tara.....this is it. Akhirnya aku menemukannya!


Jadi, ternyata di dunia penerbangan itu, ada yang disebut dengan critical eleven, yaitu sebelas menit paling kritis di dalam pesawat. Dan ternyataa...hal ini juga bisa kamu sandingkan ketika kamu bertemu orang baru. Jawabannya ada di atas tadi, guys! 

Di 11 menit paling kritis alias critical eleven ini, kita bisa menemukan kesan pertama kita tentang orang tersebut, apakah hanya selewat saja ataukah sangat berkesan. Apakah pertemuan dengan seseorang tersebut hanya sebatas pertemuan tak sengaja yang nantinya akan berlanjut ataukah hanya selewat saja lalu berpisah.

Seperti yang tertera di sinopsis novel Critical Eleven yang bisa kamu lihat di bawah ini, guys!


Critical Eleven dalam dunia penerbangan sama halnya ketika bertemu seseorang, tiga menit pertama kritis sifatnya karena saat itulah kesan pertama terbentuk. Lalu ada delapan menit sebelum berpisah, delapan menit ketika senyum, tindak tanduk, dan ekspresi wajah orang tersebut jelas bercerita apakah itu akan jadi awal sesuatu ataukah justru menjadi perpisahan.

Critical Eleven: The Ups & Downs Love Story of Ale & Anya

Tokoh utama di Novel Critical Eleven adalah Ale dan Anya. Seperti yang bisa kamu baca di atas, Ale & Anya pertama kali bertemu di pesawat menuju Sydney. Critical Eleven merupakan sebuah kisah jungkar balik percintaan Ale dan Anya. Ale yang bekerja sebagai offshore operation engineer dan Anya yang seorang konsultan.

Pertemuan di penerbangan Jakarta-Sydney ternyata menjadi awal mula kisah cinta Ale dan Anya. Yang kemudian dilanjut dengan saling bertukar nomor telepon dan makan siang di ketoprak Ciragil. Baca bagian ini aku jadi lapar dan penasaran sama ketoprak Ciragil kesukaannya Ale hehehe. Kisah cinta Ale dan Anya terus berlanjut hingga akhirnya mereka memutuskan untuk menikah.

Tapi yang namanya hidup memang selalu penuh kejutan, guys! Dan nggak ada juga kayanya yah kisah cinta yang berjalan mulus sempurna tanpa kerikil apapun. Setelah menjalin rumah tangga dan lima tahun hubungan mereka, ada badai yang mengguncang rumah tangga Ale dan Anya sekaligus membuat Ale dan Anya kembali mempertanyakan apakah mereka sudah benar mengambil keputusan yang tepat di sebelas menit paling penting dalam pertemuan pertama mereka.

Jawabannya apa? Pastinya kamu harus cari tahu jawabannya sendiri dong yah, guys!   
Cus buruan deh dibaca Novel Critical Elevennya :D

Pelajaran tentang cinta dari kisah Ale & Anya:

Love doesn't consist of gazing at each other, but in looking outward together in the same direction

Setuju pemirsa?

Dan masih banyak lagi pelajaran tentang cinta yang bisa kamu temukan di novel ini.

Part dibikin kelepek-kelepek sama Ale:

Situasi yang terjadi ketika Ale & Anya habis nonton film, dan Anya merasa bahwa cowok di film tersebut super romantis karena rela meninggal demi ceweknya.

Jawabannya Babang Ale?

Bullshit!


Luuv luuv Babang Ale Risjad!

Part yang bikin ngangguk-ngangguk kepala:

Kita belajar dari mana saja dan mendapat insight baru dari mana aja, termasuk dari baca Novel Critical Eleven yang bikin aku ngangguk-nggak dan merasa kalau ini bener banget! That's absolutely trueee guys!

Especially tentang Jakarta.

Karena di Jakarta semua orang berada di state of trying. Trying to get home, trying to get to work, trying to make money, trying to find a better sale, trying to stay, trying to leave, trying to work things out.
Jakarta keras boss! 

Life is the sum of our choice



what travel can do:


Sayangnya aku belum pernah sih jatuh cinta sama stranger pas lagi travelling hehehe.

Part yang bikin mewek sesenggukan:

Nggak seru dong yah kalau ceritanya flat alias datar-datar aja tanpa ada konflik. Di bagian ini nih yang mulai bikin mewek sesenggukan. Cuma cuplikan aja sih, kalau semuanya nanti kamu nggak penasaran lagi dong ya sama novel lengkapnya.



Critical Eleven: My Favorit Quotes

"Airport is the least aimless place in the world. Everything about the airport is the destination." Anya said, P6 

"Berani menjalin hubungan berarti berani menyerahkan sebagian kendali atas perasaan kita kepada orang lain. Menerima fakta bahwa sebagian dari rasa kita ditentukan oleh orang yang menjadi pasangan kita." P7-8.

"It's even said that the expectation is the root of all disappoinment. Kadang hidup lebih menyenangkan saat kita tidak punya ekspektasi apa-apa. Whatever happens is neither good or bad. It just happens. P14

Life is full of coincidence. Nggak semua kebetulan selalu punya makna. 

"Expectation is a cruel bastard. Membuai dengan yang manis-manis kemudian tiba-tiba menjejali dengan segenggam pil pahit. It takes away the joy of the present by making us wondering about what will happen next." p17
Dan masih banyaaak lagi yang jadi quotes favoritku. Bayangin aja deh guys, in baru bagian awal banget. Masih halaman ke-17 dari keseluruhannya 330 halaman untuk Novel Critical Eleven.

Rasanya aku pengen bilang: "gila-gila nyaris semuanya quotesnya favorit gue banget!"

Quotes super kece yang menutup kisah cinta Ale dan Anya

 Conclusion

Kesimpulannya, aku puas sama novel Critical Eleven ini. Keseluruhannya, dari mulai awal hingga akhir cerita. Pastinya worth it banget dong ya buat kamu baca guys! So, tunggu apa lagi? Buruan deh baca novel Critical Elevennya dan selamat jatuh cinta sekaligus kesal sama Aldebaran Risjad :D

Selamat menikmati kisah Ale & Anya! 

Dan tahu nggak sih, guys?  Critical Eleven bakalan difilmin dan lagi proses syuting.
A super duper yeay! Kamu bisa stalk di instagramnya Kak Ika Natassa :D



Ale gitu-gitu juga masih rajin sholat kok, Guys! Hehehe, yang jadi Alex Risjad diperankan oleh Reza Rahardian. Hmmm...nggak sabar! :D
Harapan untuk Novel Critical Eleven yang akan segera tayang:

Pastinya sebagai pembaca, aku nggak mau ada part yang hilang dari novel yang aku baca. Justru kisah Ale & Anya harapannya akan semakin dieksplore dan semakin diperkaya dalam film yang akan segera tayang. Aku percaya dengan pilihan kak Ika Natassa yang memilih Reza Rahardian dan Adinia Wirasti sebagai Ale & Anya. Harapanku semoga feel yang aku dapat setelah membaca novel setidaknya akan sama atau justru makin jatuh cinta setelah Critical Eleven dibuat menjadi sebuah film.

Nggak sabar buat nonton filmnya! Dan semoga apa yang selama ini dibayangkan dan puas dengan hasil imajinasi saat membaca novelnya, menjadi lebih spektakuler dan terasa benar-benar nyata saat dituangkan menjadi sebuah film. Dan pastinya semoga filmnya sesuai dengan ekspektasi pembaca setia Critical Eleven penggemarnya babang Aldebaran Risjad.

Sekian review singkat dari aku tentang Critical Eleven karya Ika Natassa. Enjoy the book!


Judul: Critical Eleven
Penulis: Ika Natassa
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan Pertama, tahun 2015
total keseluruhan halaman: 344
Harga: +/- Rp 70.000


Btw, postingan ini juga aku ikut sertakan untuk lomba resensi Novel Critical Eleven Ika Natassa. Wish me luck!

Love,
Ifa


16 comments

Hallo mba Ifa. Reviewnya cakep banget. Foto2nya juga ciamik. Sampe detail untuk ungkapkan bagian yang bikin terkesan yang mana saja. Aku jadi tahu juga jakau ada istilah critical eleven :)

Reply

Jadi.. apakah akooh harus beli & punya buku iniiih??? XD #masihlabil

Reply

aku masih penasaran sama karya Ika Natassa, dan belum pernah baca tuntas. So, aku tertarik punya buku ini gara2 kamu nulis reviewnya oke, Fa :) arghhhh *gigitjari

Reply

Wah lagi dilombakan ya. Saya suka quote yang, "Kadang hidup lebih menyenangkan ketika nggak punya ekspetasi apa-apa. Good or bad, just it happens." Love this, sebodo amat yang nggak setuju, hahah :D Mau difilmkan juga ya. Walau belum baca satu pun, tapi saya suka dg pemikirannya mba Ika dari twit2nya. Mirip banget dg apa yang ditulis di penggalan novel ini.

Reply

Mamacih MbakLid udah mampir ke reviewan ala ala akuh hehehe:D

Iya nih serunya novelnya kak ika Natassa, sambil refreshing sambil belajar hal hal baru

Reply

Haruuus!
Jangan lupa baca TAOL. The Architecture of love. Kusuka banget sama Babang River♡

Reply

Yeaaay! Sebar sebar virus novelnya kak ika :p
#bukanendorse #loyalreader wakaka

Mamacih udah suka reviewan ala ala aku Kak Prita:)

yuk selesaiin deh :D

Reply

Hehehe iya nih kak nita lagi dilombakan juga dan emang suka sama novelnya Ika Natassa:D

Yuk baca novelnya sebelum nonton filmnya.

Reply

Selalu mbrebes mili kalau baca novel ini. Kisah Anya hampir sama dengan aku. Trus sekarang nggak sabar pengen nonton filmnya. Udah kepoin mulu IGnya Ika Natassa.

Reply

setelah baca novel ini tiap naik pesawat jadi berharap yang duduk di sebelah copy-annya Ale, hahaha *ngayal*
novel ika natassa itu selalu banyak quote yang bikin ngena yaa, dan semenjak dikasih tau cast ale dan anya makin gak sabar bgt pengen nontoooon x)

Reply

Hidup mmg penuh kejutan, tinggal bagaimana kita terus ikhlas dan bersyukur

Reply

Wuihhh jadi penasaran nih. Jadi pengen cepet cepet pergi ke toko buku deh. Makasih review nya ya mbaaa ��

Reply

aaahhh peluk kak ratna ({})

iyah akupun nggak sabar kak! :)

Reply

eaaaa hahhahahha iya banget semua novelnya kak ika bikin baper parah yah!
Kalau aku pengen kopiannya River di The Architecture of Love ingga hahaha

Reply

sama-sama selvi. alhamdulillah bermanfaat hehe.

cus belanja ke gramed :)

Reply

Thankyou for visiting my blog. Let's connect & be a friend:D

Cheers,
Ifa

Powered by Blogger.