Tips menemukan passion ala Rene Suhardono

life is all about sharing! 


Hola, mau sharing suatu informasi yang menurut gue bagus banget. Apalagi, buat para freshgraduates macem gue yang lagi berjuang menemukan job yang sesuai passion.

I believe in passion. Buat gue, pekerjaan yang nggak akan bikin lo menyesal meskipun ternyata kenyataannya melelahkan adalah pekerjaan yang sesuai passion lo, sesuai kata hati lo. Meskipun capek tapi tetep seneng. 



Berikut tips dari Mas Rene CC. Tips yang gue dapatkan semasa menjabat sebagai Campus Associate Partner Kampus Update. Yuk disimak!

*****
Passionmu, Karyamu: Semangat berkarya dan berdaya- @ReneCC


Bagi mahasiswa, rasanya perbincangan mengenai passion, job, dan fresh graduate tidak pernah ada habisnya. Pilihan untuk bertahan di antara idealisme passion atau mencoba peruntungan di dunia kerja mesti bukan merupakan passion yang sesungguhnya. 


Passion without creation is nothing”, ungkap Rene. Passion tanpa sebuah karya nyata itu sia-sia. Lantas, apakah definisi passion itu sebenarnya ? Bagaimanakah cara yang tepat bagi kita untuk dapata mengaplikasikannya secara bijak dalam kehidupan sehari-hari?

Beberapa saat yang lalu, (26/8/2014), Rene Suhardono berkesempatan menjadi narasumber #KUChat.  Bagi pengguna aktif media sosial tentunya sudah tidak asing dengan sosok di balik @ImpactFactoryID @LimitlessCampus #Happy5 @CommaID @TurunTangan @FroyoStory. Rene juga merupakan career coach dan penulis buku Your Job is NOT Your Career, UltimateU & UltimateU2. 

Alhamdulilah semua kesibukan saya sejalan dengan misi hidup, yaitu pendidikan & pemberdayaan,” ungkap Rene kepada Kampus Update.

Rene merupakan salah satu tokoh yang terus menerus berbicara tentang passion. Ketika melihat seseorang memilih untuk tidak berdaya, di saat itulah Rene merasa terpanggil. Passion bagi Rene memiliki makna sesuatu yang membuat orang merasa berdaya. Dengan passion, kita dimampukan dan dikuatkan. Tidak harus menjadi yang terbaik, tapi bagaimana kita menikmatinya.

It may not be what we’re good at, it’s what we enjoy the most



Menurut Rene, passion merupakan anak tangga sebelum kita menjalankan misi atau fitrah dari Sang Pencipta. Perlu diingat bahwa kita harus berkarya dengan passion yang kita miliki. Karena passion tanpa karya sama dengan sia-sia belaka. Passion merupakan langkah awal menuju kepiawaian. Dari kepiawaian akan terwujud sebuah karya yang bermanfaat. Sejatinya, setiap individu sudah memiliki passion masing-masng. Tugas kita selanjutnya adalah mau peduli atau tidak?

Passion VS kebutuhan hidup

Banyak orang yang merasa bahwa apa yang menjadi passionnya tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya. Menanggapi kasus ini, Rene menegaskan bahwa what pays your bills is money, NOT passion. Passion bukanlah suatu komoditas yang bisa dihargakan seperti barang dagangan. Uang merupakan konsekuensi dari kinerja yang kita lakukan. Untuk mendapatkan kinerja keren dibutuhkan kepiawaian yang tumbuh dan berkembang dari passion yang kita miliki. Mendapatkan uang dari passion membuat kita merasa optimal dengan segala potensi yang kita miliki, sesuai dengan misi kehidupan kita, dan membuat kita menikmati prosesnya.

Untuk itulah, agar bisa menghidupkan, maka kita harus konsisten dengan passion yang kita miliki, sehingga membentuk kepiawaian dan menghasilkan karya. Konsekuensi dari karya bisa berbentuk macam-macam, mulai dari materi hingga kepopuleran.

“Segala hal di kolong langit butuh proses. Hadapi dan nikmati.”

Rene juga berpesan bagi para freshgraduates untuk melupakan tuntutan kehidupan. Penuhi fitrah diri dengan menjadi piawai dan senantiasa memunculkan karya. Pahami dan percaya bahwa segalanya sudah diatur oleh Sang Pencipta.

Di sesi #KUChat ini, Rene juga membeberkan perjalanannya dalam menemukan kembali passionnya yang dituangkan ke dalam beberapa prinsip,

Prinsip pertama adalah jujur terhadap diri sendiri. We can always lie to other people, but not to ourselves.

Prinsip kedua, berani mencoba hal-hal baru, termasuk bertemu orang baru, pergi ke tempat2 baru, dan lain-lain. Dengan sendirinya kita akan menemukan dimana dan dalam hal apa passion kita berada.

Prinsip ketiga, Money is the biggest distraction. Don’t worry too much about money. Uang merupakan bonus atas kerja keras dan karya yang kita hasilkan.

Prinsip keempat, fokus pada BELAJAR, bukan diajar. Every moment counts when your heart is ready. Belajarlah kapanpun dan dimanapun, mulai dengan mengamati hal-hal kecil yang ada di sekeliling kita. tentunya, diiringi dengan ketulusan hati.

Prinsip terakhir, Make mistakes & learn from them. Be generous to everybody at all time. Jangan takut melakukan kesalahan karena pengalaman merupakan guru terbaik.




Teman-teman mahasiswa bisa melakukan konsep ATM: Amati, Tiru, dan Modifikasi dari kisah hidup Rene. Untuk menjadi orang hebat, belajarlah dari orang-orang hebat yang telah sukses terlebih dahulu. Let’s do it!

CONVERSATION

0 komentar:

Post a Comment

Thankyou for visiting my blog. Let's connect & be a friend:D

Cheers,
Ifa

Back
to top