Problem

"Perbanyaklah membaca maka kamu akan lebih mengenal dunia."

Resah, bingung, serba salah. Sejujurnya 3 hal itu yg amat gue rasakan akhir-akhir ini di bidang pernovelan. One of the thing I love.

Semenjak memasuki dunia perkuliahan, dan semenjak penulis hebat yg marak banget jaman SMP SMA udah gak sebooming dulu, rasa-rasanya gue mulai kehilangan feel sama novel-novel teenlit.
Mulai dari konfliknya yang kurang menantang, kurangnya jumlah halaman, alur yang mudah ditebak, sampai temanya yang kebanyakan seragam. Tapi ya masih ada juga sih yang tentunya masih gue baca, terutama novel dari penulis favorit gue, maupun yang emang dapet rate bagus dari readernya.

Metropop?

Sebenernya udah agak beralih ke genre ini sih. Cuma ya mesti lebih selektif dalam memilih novelnya, terutama sama adegan-adegan yang kurang pantes dibaca sama anak-anak  di bawah umur, even only hug or holding hands. Yap! masalahnya gue punya adek yang masih SD dan meski udah gue baca sembunyi-sembunyi tetep aja doi tau gue punya novel baru.

Dan yang lebih sedihnya lagi, banyak novel bagus yang pengen gue baca dan recommended banget, ya tapi masalahnya di situ  Walaupun misalnya adegan yang semi frontalnya diperhalus, tersirat gitu, tetep aja ya ga enak juga.

Hffft, So, what shud I do?
Di satu sisi gue gak sanggup menahan hasrat buat baca-baca novel. Yep, as a book lover! Tapi gue juga gak mau kalo adek gue dewasa sebelum waktunya

Gak menutup mata sih kalo anak jaman sekarang kadar kecentilannya udah gak perlu ditanya lagi. Apalagi sekarang acara-acara TV dan lain-lain juga mendukung banget.

Tapi siapa lagi yang bakalan care kalo bukan kita sendiri yang memulai?
Any suggestion? Feel free to give ur opinion guys:)

Many thanks, ifa

CONVERSATION

0 komentar:

Post a Comment

Thankyou for visiting my blog. Let's connect & be a friend:D

Cheers,
Ifa

Back
to top