Bintjang Tjantik di kedai Antik: Kedai Tjikini. Hola gengs! Akhirnya bikin postingan lagi tentang kuliner. Yeay! Postingan kali ini nggak cuma membahas Kedai Tjikini, tapi juga mengenal lebih dekat my blogger babes alias teman-teman hore-horean di dunia perbloggeran. Simak terus ya postingannya sampai selesai. Cekidot!
Kedai Tjikini
Pertama-tama kayaknya kita harus kenalan dulu yah sama venue tempat kami bertemu. Jadi kira-kira tiga minggu yang lalu, selepas acara Taman Pandang Istana, saya dan teman-teman blogger berkunjung ke Kedai Tjikini. Niatnya makan karena kelaparan sambil malam mingguan. *ahey*
Kebetulan lokasi acara di Taman Pandang Istana dan Kedai Tjikini tidak terlalu juah, jadilah kami melipir ke sana.
![]() |
| Tampak depan Kedai Tjikini saat siang hari (dok: google) |
Selain karena lapar, alasan lainnya adalah penasaran dengan kedai antik nan jadul di daerah Cikini yang cukup hype di kalangan pecinta kuliner. By the way, dua tahun yang lalu, waktu masih semester 4, aku dan kedua sahabatku juga pernah berburu kuliner di daerah Cikini, lho. Sayangnya waktu itu belum ngeh sama Kedai Tjikini ini. (Baca juga: Lost in Cikini)




