Menu
/ /
Touch of Flounce & Ruffle: Terrestrial by ETU for JFW 2017
Buat pecinta fashion, pastinya kamu nggak akan melewatkan pagelaran fashion tahunan dong yah seperti Indonesia Fashion Week maupun Jakarta Fashion Week. Di postingan kali ini aku mau sharing tentang salah satu fashion show yang aku tonton di JFW 2017, Oktober kemarin.

Di JFW 2017 ini, aku mendapatkan kesempatan untuk menonton 2 fashion show, koleksinya Kak Etu dan Kak Fika. Thank you kakak-kakak cantik! Especially buat Indonesian Hijab Blogger, so much gracias!

Melihat dari judul postingan ini, sudah tahu dong yah aku mau bahas apa?

Di postingan kali ini aku ingin berbagi tentang koleksi terbarunya Kak Etu untuk JFW 2017. Btw terima kasih banyak untuk fotografer favoritku, #terfujilahNiaNastiti. Foto-foto di postingan ini merupakan hasil jepretan Nia. 

To be honest, susah banget mendapatkan foto bagus saat model sedang berjalan di catwalk, dari 30 foto paling yang oke banget cuma 4-5 foto yang nggak blur dan kece. Sisanya, wassalam deh. Jadi tips buat yang masih susah buat dapetin foto yang oke di fashion show, bikin video aja kayak aku. Terutama saat fashion show mau berakhir saat semua model berjalan berbarengan:D

Oke, sekian curhat colongannya. kita lanjut bahas koleksi barunya Kak Etu untuk JFW 2017 yuk!


/ /
Perlu Nggak Sih Menghentikan Asupan Gula Saat Diet

Perlu Nggak Sih Menghentikan Asupan Gula Saat Diet?

Check check baby check, hayoo siapa yang saat ini sedang menjalani diet? Ngacung coba, yuk!

Menurut kamu, perlu nggak sih putus hubungan total dengan gula saat kamu sedang berdiet? 
Putus hubungan di sini merujuk ke arti nggak mengkonsumsi gula sama sekali.


Nah, sebagian orang yakin banget kalau gula berkontribusi besar terhadap gejala obesitas. Ya aku juga berpikiran serupa sih. Tapi yang jadi pertanyaan selanjutnya adalah perlu nggak sih berhenti mengkonsumsi gula sama sekali saat kamu sedang menjalani diet? 
/ /
Event Report: Belanja Online Lebih Aman Bersama Uangku
Halo, kembali lagi bersama event report. Kalau dipikir-pikir cukup banyak event report yang belum aku bagikan di sini. Insya Allah dicicil dikit-dikit yah, guys! :D

Di judul, aku menuliskan Belanja Online Lebih Aman Bersama Uangku. Hayo coba ngaku, berapa kali sih kalian belanja online dalam sebulan? Pastinya para ciwi-ciwi alias perempuan masa kini pernah dong yah merasakan yang namanya belanja online baik melalui sist sist olshop di instagram, e-commerce, maupun marketplace.


Seminggu yang lalu, aku berkesempatan menghadiri Blogger Gathering bersama Uangku, dengan mengangkat judul What No One Tells You About Social Shopping. Awalnya aku masih agak-agak mengambang tuh yang di maksud dengan social shopping. Kirain semacam shopping untuk kebutuhan sosial ataupun charity, ternyata yang dimaksud dengan social shopping nggak lain dan nggak bukan adalah belanja online.

Aku ngefans sama rambutnya Mbak Fanny :))

Pengertian social shopping


Jadi, social shopping itu merupakan metodologi e-commerce di mana pengalaman berbelanja dibagikan melalui akun media sosial, Suka gitu nggak guys? Kadang kalau produk yang kita beli di olshop atau ecommerce oke, sering banget kan ngetag olshop atau ecommerce yang jualnya? Biasanya sih yang kayak gini kejadiannya di instagram. Setuju?

Survey membuktikan bahwa, setidaknya setiap hari jumlah transaksi melalui social shopping seperti tertera di bawah ini. 2,7 juta transaksi falam sehari, guys! Gede banget yah?  Hmm.. jangan-jangan kamu dan aku termasuk penyumbang besarnya transaksi belanja melalui social shopping. Kayaknya sih gitu, ya? :p


Kalau kamu kenapa sih senang belanja online

Buat aku pribadi, ada beberapa barang yang kalau beli online itu lebih efektif dan efisien. Lebih cepat dan lebih mudah juga prosesnya dari memberli, order, transfer, di kirim, hingga tiba di rumah. Masalah perbandingan harganya pun lebih bersaing dan lebih mudah dibandingkan sehingga bisa disesuaikan dengan budget kita.

Misalnya aku naksir banget sama dompet X yang asal domisili olshopnya itu Yogyakarta. Bogor-Yogyakarta lumayan banget kan yah? Nah dengan belanja online atau social shopping, masalahku akan beres dengan seketika. Aku senang mendapatkan barang incaranku, penjual pun bahagia karena daerah penjualannya semakin luas.

Persentase social shopping
Kamu termasuk yang mana, guys dari persentase di atas?

Aku sih tim instagram lalu lanjut ke line atau whatsapp. lebih puas menurutku belanjanya dan lebih diperhatiin sama sellernya karena langsung berkomunikasi dua arah dengan sellernya. Bisa puas nanya-nanyanya :DD 

Sedikit banyak social shopping ini makin hits dan naik dain karena sesuai dengan karakteristik generasi millenials alias Gen Y yang tech savvy, nggak bisa jauh-jauh dari internet dan gadget, socially active, serta konsumtif. Rasanya kalau ada yang baru tuh pengen selalu terdepan untuk punya dan kepo produk tersebut kayak apa sih. Ya nggak sih?

Ngomongin Gen Y dan belanja online aku jadi inget skripsiku. Kapan-kapan aku share ya :D

Alur Social Shopping


Ternyata tahapan social shopping  itu cukup panjang dan melelahkan yah. Setelah tahu mau beli apa dan order ke penjual, syukur-syukur fast response ya. Kita harus transfer ke penjual, mengirimkan foto bukti transfer, lalu penjual mengecek bener nggak sih kita sudah transfer, hingga akhirnya barang dikirim dan sampai ke kita.

Alur yang lumayan panjang dan cukup belibet ini bisa banyak celah yang membahayakan kedua pihak, lho. Baik penjual maupun kita sebagai pembeli. Pernah kan ya beli baju x janjinya sampai paling lama 7 hari, eh ternyata sampainya lebih dari semingguan. Ukurannya sih all size fit to L, tapi nggak dicantumin kalau L nya buat badan langsing ramping ala model. Kadang bahan di foto tuh terlihat bagus dan nyaman di pakai, pas sampai, duh bikin gigit jari. Belum lagi soal perbedaan warna antara barang di foto dengan kenyataan.

Masalah yang mungkin timbul saat belanja online

Persoalan yang aku paparkan di atas sih masih alhamdulillah yah karena barangnya sampai dengan selamat ke tangan kita meskipun ya...gitu deh. Kadang ada lho seller yang nakal dan nggak mengirimkan barang ke kita padahal sudah trasnfer. Nggak hanya dari pihak pembeli saja, ada juga pembeli nakal yang ngakunya sudah transfer padahal belum, sementara barangnya sudah dikirim dan sampai ke tangan pembeli,

Dari resiko yang dipaparkan di atas, ternyata memang saat ini belum ada metode pembayaran yang aman dan bebas dari resiko penipuan untuk pihak pembeli ataupun yang memudahkan pihak penjual. Untuk menangani kasus-kasus yang mungkin timbul dari belanja online pun saat ini belum ada payung hukum yang jelas akan langsung menindak tegas jika terjadi kasus penipuan di belanja online

Mungkin kalau skala besar masih bisa yah, tapi kalau skala kecil kayaknya mending di ikhlaskan saja yah. Perlu kamu garis bawahi juga kalau transfer langsung secara cepat ke penjual nggak berarti barang yang kita order langsung dikirim atau akan dikirim lho, karena memang tidak ada jaminan pastinya.

Meet, uangku.

Makin ke sini, kayaknya memang kita butuh sesuatu yang makin simpel dan lebih aman. termasuk untuk proses pembayaran belanja online. Oleh karena itu, hadirlah Uangku.


Uangku ingin membuat pengalaman belanja online kita lebih menyenangkan karena metode pembayarannya dibuat lebih mudah dan lebih aman. Biar nge-online shoppingnya don't worry be happy :D



UANGKU, FUNancially Better 

Nah dengan adanya Uangku, kita akan merasa lebih aman dari segi metode pembayaran. Uang pembayaran kita baru akan diberikan ke penjual ketika barang sudah sampai ke tangan kita. Selain itu, dengan membayar melalui Uangku, kita udah nggak perlu lagi tuh sist kirim-kirim bukti transfer. Dengan kata lain, proses yang panjang dan cukup menyita waktu akan lebih simpel dan lebih menyenangkan.  

Dari sisi penjual pun dengan adanya Uangku juga menguntungkan karena akan terhindar dari pembeli-pembeli nakal yang memberikan bukti transfer palsu. Pembeli yang melakukan pembayaran dengan Uangku pun pastinya sudah di screening terlebih dahulu. Sama-sama menyenangkan kedua pihak yah :D


Yaampuun, Chatime sama Puyo diskon 50% jika membayar dengan uangku. Godaan iman banget, gaes! :'D


Di postingan selanjutnya aku akan menceritkan pengalaman belanja menggunakan Uangku;. Tunggu ya! Pastinya belanja online makin aman dan nyaman. Buat cek cek merchant  yang bekerjasama dengan Uangku, kamu juga bisa kepo-kepo di instagram Uangkuid :D


Untuk menginstall Uangku, kamu bisa download di playstore atau appstore gadget kesayanganmu :D

cheers,
Ifa
/ /
Back to Basic Outfit: A Touch Of Vest
Back to Basic Outfit: A Touch Of Vest. Halo! Akhirnya yah kembali lagi dengan postingan bertema fashion. Yeay! Yeay! Postingan bertema fashion kali ini akan membahas outfit yang wearable use alias bisa dipakai ke mana saja. Bisa untuk daily wear alias dipakai sehari-hari, bisa dipakai kondangan juga, menghadiri event, ngampus, dan pastinya bisa jadi outfit andalan kamu buat dipakai ke kantor.

Seperti sudah disampaikan di judul di atas, udah tahu dong ya mau bahas apa?

Yup betul banget, vest! Coba yang hobi pakai vest di sini, mana suaranya? :D

/ /
Chit Chat Seputar Daerah Kewanitaan Bersama Betadine Dan Alodita
Halo! Apa kabar? Selamat berakhir pekan yah, guys!

Kali ini aku mau sharing seputar #womantalk, seputar hal-hal yang perlu kita ketahui sebagai seorang perempuan alias wanita baik remaja kinyis-kinyis, gadis belia, sampai ibu-ibu da nenek-nenek.

Di atas aku menyebutkan nama Alodita dan Betadine. Yup! Pengetahuan baru yang aku bagikan di postingan kali ini aku dapatkan saat sharing session bersama Alodita dan Betadine di Letter D cafe, 6 Oktober silam. 
Udah cocok jadi brand ambassador Betadine belum? :D

Powered by Blogger.